Selamat Datang di Website MTs Negeri 3 Kutai Kartanegara - Madrasah Hebat, Madrasah Bermartabat
IN HOUSE TRAINING Sukses Digelar di MTs Negeri 3 Kutai Kartanegara
22 September 2021

MUARA JAWA – MTs Negeri 3 Kutai Kartanegara pada tanggal 21-22 September 2021 sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Guru (In House Training) dengan tema “Strategi dan Solusi Pelaksanaan Pembelajaran dimasa Pandemi” .

Program Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Drs. H. Mukhtar, MM selaku Kepala Kantor Kementrian Agama Kutai Kartanegara. Pada hari pertama dihadiri DR. Suwito, M. Pd selaku Ketua Pokjawas dan H. Abd. Rahman, SE selaku Pengawas Madrasah, dan Abdul Sahid, S.T selaku narasumber materi elearning madrasah dan RDM (Rapor Digital Madrasah), dan pada hari kedua dihadiri oleh narasumber DR. Haksan Darwangsa, S. Si, M. Si selaku Widyaprada Ahli Madya LPMP Kalimantan Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 27 orang peserta, terdiri dari 25 guru MTs Negeri 3 Kutai Kartanegara, dan 2 orang guru MTs Negeri 4 Kutai kartanegara. Para peserta mendapatkan materi yang sangat bermanfaat yang bertujuan agar bisa meningkatkan kompetensi guru pada saat masa pandemi ini, para guru dilatih untuk bisa menguasai ”Elearning System” dalam proses pembelajaran dengan harapan agar  memudahkan interaksi pembelajaran  antara para guru dan peserta didik. Aplikasi ini dapat diakses oleh para guru dan pesrta didik melalui internet tanpa harus mendownloadnya, jadi sejenis akun akses belajar dengan akses internet yang dapat digunakan kapanpun dan dimanapun. Melalui Elearning System peserta didik akan mendapatkan materi atau bahan ajar, mengerjakan tugas,  mengerjakan ulangan harian, mengikuti ujian semester dan lain-lain. Begitu pula dengan guru dapat memantau aktifitas belajar peserta didik secara menyeluruh.

Begitu pula pada materi mengenai “RDM”, para guru dan operator madrasah lebih mudah dan cepat dalam mengelola administrasi penilaian hasil belajar di madrasah secara online yang juga dapat di pantau oleh orang tua siswa sebagai capaian peserta didik. Di hari terakhir kegiatan, para guru diharapkan dapat mempunyai strategi dalam pembelajaran yakni dengan harus siap beradaptasi dengan kondisi ini dengan “Asesmen diagnostic kognitif” yakni kemampuan untuk mengidentifikasi kompetensi, kekuatan, kelemahan peserta didik sehingga disusun sesuai dengan kondisi siswa untuk mendukung kesuksesan pembelajaran.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan para guru  skill, knowledge, attitude sehingga menghasilkan kinerja positif yang membawa dampak positif pula untuk madrasah. Berita ini diterbitkan pula di laman berita Kementerian Agama RI Kantor Wilayah Provinsi Kalimantan Timur

(Kontributor: Mardiana)

(Editor : Fihrin)

PESAN DAN HIMBAUAN

Assalamualaikum, ada yg bisa kami bantu